Iklan

Coba Berhenti Berharap hal ini dari orang lain




Setiap orang pasti pernah berharap kepada orang lain dan akan selalu berharap, sekalipun sering dikecewakan oleh harapan kepada orang lain. Sebenarnya kita bertahan hidup karena kita merawat harapan, tetapi terkadang harapan tak sesuai dengan kenyataan yang membuat kecewaan.
Makanya saya mencoba membahas beberapa hal yang tidak perlu diharapakan dari orang lain agar kita tidak kecewa dan yang penting agar hidup kita lebih bahagia, berikut hal- hal yang tak perlu diharapkan dari orang lain:
Jangan berharap semua orang akan menerima dan menyukaimu. Baru lahir aja kita sudah ada tidak menyukai kita.
Disukai dan diterima keberadaannya oleh orang lain adalah kondisi yang menyenangkan. Hal itu menyiratkan bahwa kita pribadi yang baik. Tapi kita juga mestinya menyadari bahwa kita tak bisa selalu diterima dan disukai oleh orang karena tiap orang berbeda-beda.
Satu hal yang pasti adalah kita mesti jadi diri kita sendiri karena apa untungnya disenangi tapi kita harus berpura-pura menjadi orang lain, akhirnya kita sendiri yang tak bahagia. Menjadi dirimu sendiri berarti menjadi berbeda dari yang lain.

Jangan berharap bahwa pendapatmu selalu dianggap benar oleh orang lain, tidak semua manusia berfikir sama.

Karena manusia diciptakan berbeda, isi kepala mereka juga berbeda-beda. Untukmu yang kerap kali tersinggung, malu, kecewa bahkan marah karena pendapatmu kerap tak diterima oleh orang, jangan bersedih! Benar salah itu relatif, tergantung masing-masing orang. Ketika pendapatmu tidak diterima boleh jadi bukan karena pendapatmu jelek atau tak berguna, melainka kurang sesuai dengan kondisi mereka

 Jangan berharap orang lain memahamimu, Tidak ada yang tahu isi hatimu selain diri kita sendiri.

Untukmu yang kerap mengeluh dan menyalahkan orang lain karena tidak bisa memahamimu. Tenangkan pikiran sejenak. Coba telaah ulang apa yang telah kamu lakukan. Boleh jadi mereka tidak memahamimu karena kamu tak jelas menunjukan sikap atau mengatakan isi pikiranmu dengan jelas kepada mereka.
Maka jika kamu belum berkomunikasi dengan jelas, jangan berani-berani merasa kecewa ketika orang lain tidak dapat memahami dan melakukan hal-hal yang kamu harapkan. Itu salah!

Jangan berharap kamu bisa mengubah orang lain.

Setiap orang pasti memiliki kepedulian. Maka jangan heran kenapa kita selalu ingin mengubah apa yang kita rasa tidak semestinya terjadi di sekitar kita. Yang mengherankan adalah mereka yang ingin mengubah orang lain namun dirinya sendiri belum benar. Mestinya dibalik, benahi dulu diri kita barulah kita benahi orang lain. Lagi pula tanpa perlu bersusah payah kita membenahi orang lain, dengan kita berlaku baik dan benar pasti ada saja orang yang meneladani dan menirukan apa yang kita kerjakan.
Acapkali kita kecewa, putus asa, bahkan marah karena apa yang diharapan gagal realisasikan dalam kehidupan. Barangkali itu dikarenakan kita tak bisa mengontrol harapan kita sendiri. Bukankah senang, sedih, susah, mudah dan lain-lain itu buah pikiran kita sendiri? Sejatinya semua bisa kita kendalikan sendiri karena kita punya kuasa penuh diri kita. Hidupmu akan lebih tenang karena harapan yang terkendali.
Mulai saat ini, berhentilah menaruh harapan-harapan di bawah ini kepada orang lain. Hidup kita pasti akan jauh lebih bahagia jika kita mampu mengendalikan apa yang kita harapkan. Dengan ini, kita bisa mencegah timbulnya rasa kecewa. Ingat kat Soe Hok Gie “kita tak pernah menanamkan apa-apa, kita takan pernah kehilangan apa-apa.

Berhentilah berharap orang lain akan membelamu setiap waktu. Kamu mesti berjuang sendiri.

Hidup ini keras. Ketidakadilan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Maka sebelum hal tersebut menimpamu, bekali dulu dirimu dengan keberanian. Pupuk sejak dini sikap berani dan mandiri. Ingat pada akhirnya kamu akan hidup atas dirimu sendiri

Menunggu bantuan orang lain sama saja memperlemah diri. Mereka yang biasa melindungimu tak bisa setiap waktu berada di dekatmu, mereka juga punya kehidupan sendiri


Semoga bermanfaat !!!

 



0 Response to "Coba Berhenti Berharap hal ini dari orang lain"